SELAMAT DATANG - مرحبا بك وشكرا

Rabu, 02 Januari 2013

Memilih dan Merawat Cucak Ijo


Merawat Cucak Hijau Kalau Ingin Sukses Dibutuhkan Kesabaran Dan Penuh Perasaan. Burung cucak hijau adalah salah satu burung yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bintangnya semakin gemilang, terbukti di lomba-lomba burung berkicau hampir di semua daerah, kelas yang dibuka untuk burung ini selalu penuh, bahkan sudah banyak transfer cucak hijau berprestasi dengan nilai sangat fantastis. Kelas cucak hijau saat ini benar-benar sejajar dengan anis merah, cendet, murai batu dan kacer bahkan di even-even tertentu cucak hijau selalu full gantangan dibanding kelas yang lainnya. Cucak hijau adalah burung misteri cenderung labil dan sulit ditebak sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk betul-betul memahami karakternya, dalam merawat jagoan cucak hijau kalau ingin sukses dibutuhkan kesabaran dan penuh perasaan. Secara Umum Karakter Cucak Hijau Sebagai Berikut : 1. Semi fighter, burung ini bukanlah burung petarung murni, daya tarung yang ada pada burung ini cenderung dipengaruhi tingkat birahi. 2. Takut gelap. Burung Cucak Hijau tidak suka gelap dan gampang panik apabila berada pada lingkungan atau suasana yang gelap. Hindari menempatkan burung ini pada tempat yang gelap, apalagi membawanya pada malam hari. Kalau sudah tidur jangan sekali-kali diganggu karena akan mengakibatkan burung ini panik, bulunya rontok dan dapat menjadi stress. 3. Sangat Cerdas, gampang menirukan tapi sangat gampang lupa. Dalam kondisi normal, burung ini dapat merekam suara isian yang ada disekitarnya dengan sangat cepat. Sangat mudah di master, tetapi apabila dalam kurun waktu tertentu tidak mendengar suara-suara master yang sudah ada, maka dengan gampang hilang dari memorinya. 4. Mudah Jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia. Memilih Bahan Cucak Hijau Yang Bagus : 1. Berkelamin jantan, ciri-ciri burung cucak hijau jantan dapat dilihat dari postur tubuh lebih besar dari betina, warna bulu lebih tegas, paruh berwarna gelap, warna bulu di bagian bawah leher berwarna hitam dan membentuk topeng pada wajahnya, mata besar melotot, bentuk kepala lebih besar dan bergerak lincah. 2. Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan pipih kalau dilihat dari atas. Paruh bagian bawah dan atas lurus lancip. 3. Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang proporsional dan warna cenderung lebih gelap lebih baik. 4. Sayap rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. 5. Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik. 6. Rajin bunyi dengan lagu-lagu trecetan ngerol, ini menandakan burung tersebut memiliki prospek yang cerah. 7. Pilih cucak hijau bakalan yang bertempramental tinggi kelau bertemu dengan burung sejenis. Hal ini sudah bisa dilihat walaupun sekilas (bakalan bukan anakan). Perawatan Harian Burung Cucak Hijau Perawatan harian untuk burung cucak hijau relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten. Secara Umum Pola Perawatan Hariannya adalah : 1. Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (mandi karamba, semprot atau mandi cepuk di dalam sangkar, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung. 2. Bersihkan kandang harian. Ganti air minum dan buah segar
(pisang kapok, pepaya, apel, pir). 3. Berikan Jangkrik 3 ekor diberikan sambil digoda. Hal ini dilakukan untuk menimbulkan karakter ngejar orang supaya saat dilombakan muncul karakter ngejar juri sambil mengeluarkan suara keras. 4. Penjemuran dapat dilakukan selama 1-3 jam mulai pukul 08.00-11.00 (setelah mandi, lama penjemuran bisa dikurangi atau ditambah disesuaikan dengan karakter burung). Selama penjemuran sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis secara langsung (kalau hanya dengar suaranya tidak masalah). 5. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong (sebelum dikrodong kasih 2 ekor jangkrik). Catatan : Sebagian mania cucak hijau tidak mengerodong jagoannya di siang hari dan selalu ditempatkan di ruangan yang banyak dilewati orang dengan gantangan yang tidak terlalu tinggi. 6. Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di master dengan suara master atau burung-burung master (yang cocok). 7. Jam 16.30 burung diangin-anginkan kembali diteras berikan jangkrik 3 ekor, boleh dimandikan bila perlu (untuk cucak hijau yang tanpa kerodong siang hari, berikan jangkrik 3 ekor langsung krodong rapat biar istirahat dengan tenang). Penting : · Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu (untuk menjaga kondisi tetap vit). · Buah Segar diberikan rutin setiap hari. · Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu. Catatan : Sebagian mania cucak hijau tidak pakai umbaran tetapi sangkar harian memakai sangkar ukuran nol (sangkar murai batu) sehingga burung bisa bergerak bebas tiap hari. · Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja. · Berikan buah pisang yang yang telah diolesi madu seminggu 2/3 kali (untuk menjaga kondisi tetap vit). Perawatan Cucak Hijau Saat Mabung (Ngurak) Ngurak atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga unggas. Perawatan burung pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak. Pada masa mabung ini, metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh karena itu, burung butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal. Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan membuat proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini adalah ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi. Berikut ini Pola Perawatan masa mabung: 1. Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong. 2. Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Stelan Jangkrik dibuat 5 ekor pagi dan 5 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi dan Ulat Hongkong 3 ekor setiap pagi. 3. Berikan Multivitamin dicampur air minum 2x seminggu. 4. Perbanyak pemberian buah pepaya, karena buah pepaya sangat mudah dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Disamping itu buah Pepaya banyak mengandung banyak vitamin C yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung. 5. Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master. Bikin Cucak Hijau Tampil Ngentrok (Njegrik) Sepertinya kurang sempurna bila cucak hijau berkicau tidak mengeluarkan gaya ngentroknya. Bila cucak hijau anda ingin tampil ngentrok berikut ini saya memberikan tips seputar perawatan cucak hijau agar penampilannya semakin memukau ketika di lapangan. Hal Yang Harus Dilakukan Adalah : 1. Pagi jam 6.00 bila cuaca cerah (tidak mendung atau dingin) , burung di keluarkan dari dalam rumah kemudian buka kerodong sangkar. biarkan berkicau. 2. Jam 7.00 burung mulai dimandikan (pake cepuk dalam sangkat, bak mandi atau semprot). Biarkan mandi sepuasnya dengan catatan kondisi cuaca baik. 3. Jjam 7.30 burung dijemur. Berikan jangkrik 3 - 5 ekor, kroto 1 sendok the, buah segar. Buah yang diberikan biasanya pisang (diolesi madu asli) dan apel. 5. Setelah burung dijemur sekita 2 - 3 jam (tergantung kondisi dan kebiasaan burung). Turunkan sangkar lantas dianginkan beberapa menit setelah itu dikerodong. 6. Sore harinya sekitar Jam 15.00 atau 15.30. Burung siap untuk dimandikan lagi. Sama seperti pagi hari. Saat di jemur berikan jangkrik 3 ekor sambil di cek voor dan air minumnya. 7. Menjelang lomba (H-3) perlakuan mandi jemur sama, namun pemberian extra fooding seperti jangkrik di tambah pagi 7 - 10 ekor, sore 7 - 10. Berikan tambahan seperti ulat hongkong 3 ekor guna memacu daya tempur saat dilapangan. 8. Pada Hari (H-1) menjelang lomba , burung hanya dimandikan lantas dijemur jangan terlalu lama agar energinya tidak terkuras akibat penjemuran, extra fooding kasih sebanyak-banyaknya dengan cara apapun ( biasanya cucak hijau dalam kondisi siap tempur nafsu makannya berkurang khsusnya jangkrik), setelah dijemur dan anginkan dikerodong lagi hingga besok pagi. Catatan : Sebagian mania cucak hijau ada yang beranggapan kalau H-1 ada bulu kecil/halus yang rontok sedikit-sedikit itu sebagai pertanda siap untuk turun lomba, berdasarkan pengalaman juga demikian masalah percaya atau tidak terserah anda masing-masing. 9. Pada hari H sebelum berangkat , bersihkan kotoran, cek voor dan buah ganti yang segar. Berikan jangkrik seperti rawatan harian 10. Saat sampai dilapangan sebelum naik gantangan, berikan ulat hongkong sebanyak banyaknya sambil diamati betul-betul kondisi burung sudah mencapai kondisi maksimal atau belum (perawat yang lebih tau). Buka kerodong dijemur di tempat terbuka sampai kelihatan cucak hijau bunyi bongkar lagu dan ngentrok karena melihat burung sejenis atau karena suasana lomba yang ramai kicau burung setelah itu dikerodong lagi. Sedikit Tips : Selama menunggu jadwal lomba kalau bisa cari tempat yang tenang agar burung tidak banyak bunyi, setiap 20-30 menit berikan jangkrik minimal 1 atau 2 ekor (biasanya sulit tp harus diusahakan), dan kalau bisa burung direspon terus-menerus misalnya dengan di krek2 sangkarnya dan terus ditempel suara master yang biasa didengar waktu di rumah dengan memakai rekaman HP atau tempel dengan burung masternya lebih baik. Ada sebagian cucak hijau akan bekerja dengan maksimal jika sebelum naik gantangan harus dicash dulu baik dengan sesama jantan atau dengan betina, kalau demikian harus dicarikan partner dan lebih baik kalau bawa sendiri. Kalau Cucak Hijau anda sebelum naik gantangan masih dalam krodong ketika krodong dibuka sedikit sudah kelihatan ngentrok (njegrik) dengan bongkar lagu-lagu isiannya dengan suara keras maka bisa dipastikan 75 % burung anda akan jalan, yang 25 % adalah faktor x.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar